Amerika Serikat:

Menentang Kebijakan Anti Islam Trump, Perempuan Non Muslim AS Kenakan Hijab

  • News Code : 808951
  • Source : ABNA
Ratusan perempuan non muslim AS rabu (1/2) di kota New York tersebut mengenakan jilbab sebagai simbol dukungan pada komunitas muslim sekaligus penentangan kebijakan-kebijakan anti Islam Presiden AS Donald Trump.

Menurut Kantor Berita ABNA, ratusan perempuan non muslim Amerika Serikat pada peringatan Hari Hijab Internasional 1 Februari melakukan aksi simpatik untuk mendukung komunitas muslim di AS. Ratusan perempuan non muslim AS rabu (1/2) di kota New York tersebut mengenakan jilbab sebagai simbol dukungan pada komunitas muslim sekaligus penentangan kebijakan-kebijakan anti Islam Presiden AS Donald Trump. 

Donald Trump telah menetapkan aturan imigrasi baru yang melarang warga 7 negara muslim untuk memasuki AS. Kebijakan tersebut memicu semakin merebaknya aksi anti Islam di AS. Dalam bulan Januari 2 masjid di AS dibakar oleh anggota kelompok anti Islam. Banyak pihak menyebut kebijakan rasis Donald Trump tersebut akan merusak kehidupan toleran antar umat beragama yang telah terjalin di AS. 

Peringatan Hari Hijab Internasional pertama kali dimulai 1 Februari 2013. Peringatan tersebut digagas oleh warga New York, Nazma Khan. Ide awalnya sederhana, dihari tersebut ia mengajak perempuan non-Muslim untuk mengenakan hijab. Dari ide sederhana itu, gerakan tersebut mulai mendapat simpati dan apresiasi dan akhirnya secara resmi ditradisikan setiap tahunnya.

Gerakan hijab internasional bertujuan untuk meluruskan persepsi komunitas Islam phobia mengenai hijab yang menurut mereka merupakan perampasan hak bagi kaum perempuan. 

 


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

پیام امام خامنه ای به مسلمانان جهان به مناسبت حج 2016
We are All Zakzaky
Telegram