Pernyataan Majma Jahani Ahlul Bait As terkait Tragedi Bom Bunuh Diri di Quetta

  • News Code : 771435
  • Source : ABNA
Brief

Pertanyaan yang harus dijawab oleh mereka yang tergabung dalam kelompok teroris tersebut ataupun pihak-pihak yang mendukung dan mendanai aksi-aksi terorisme adalah, agama dan aturan mana yang membolehkan semua aksi kekerasan, pembunuhan dan teror kepada rakyat sipil digunakan untuk mencapai tujuan?

Menurut Kantor Berita ABNA, Majma Jahani Ahlul Bait As mengeluarkan pernyataan tertulis yang berisi kecaman dan kutukan keras atas terjadinya aksi bom bunuh diri yang dilakukan anasir ISIS di salah satu rumah sakit negeri di kota Quetta provinsi Balochistan di Pakistan yang merenggut puluhan jiwa warga sipil.

Dalam pernyataan tersebut, Majma Jahani Ahlul Bait As sebagai sebuah organisasi internasional non government yang menghimpun agamawan dan cendekiawan pecinta Ahlul Bait As di seluruh dunia menuntut PBB dan lembaga HAM internasional untuk lebih serius menyikapi aksi terorisme yang telah menelan banyak korban.

Berikut teks lengkap pernyataan Majma Jahani Ahlul Bait As terkait aksi peledakan bom di salah satu rumah sakit di Quetta Pakistan:

بسم الله الرحمن الرحیم

و سیعلم الذین ظلموا أیّ مُنقَلَبٍ یَنقَلِبون

Kembali terjadi lagi tragedi memilukan yang menelan banyak korban jiwa dari rakyat sipil Pakistan yang tidak berdosa yang dilakukan kelompok teroris yang melandaskan aksi bom bunuh dirinya diatas kebodohan dan kejahilan. Aksi bom bunuh diri yang dilakukan kelompok teroris –Jamaah al Ahrar- menelan korban jiwa hampir seratus orang dan melukai lebih dari seratus orang menunjukkan kelompok teroris tersebut tidak henti-hentinya melakukan aksi yang biadab dan merusak keamanan dan kenyamanan warga sipil. Aksi tersebut tidak hanya menodai nilai-nilai kemanusiaan namun juga menciderai prinsip dan tujuan penciptaan manusia.

Aksi peledakan bom di Quetta dan aksi-aksi pembunuhan massal warga sipil yang tidak berdosa lainnya adalah catatan hitam yang ditorehkan kelompok teroris diatas lembaran sejarah Islam. Selain  di Pakistan mereka juga melakukan penganiayaan dan pengrusakan di Irak, Suriah, Afghanistan dan negara-negara muslim lainnya, yang kesemua itu memang telah menjadi agenda mereka untuk melakukan kekacauan di negeri-negeri muslim.

Pertanyaan yang harus dijawab oleh mereka yang tergabung dalam kelompok teroris tersebut ataupun pihak-pihak yang mendukung dan mendanai aksi-aksi terorisme adalah, agama dan aturan mana yang membolehkan semua aksi kekerasan, pembunuhan dan teror kepada rakyat sipil digunakan untuk mencapai tujuan?

Majma Jahani Ahlul Bait As melalui surat pernyataan ini mengecam dan mengutuk keras aksi-aksi terorisme dan kekerasan yang melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan. Majma Jahani Ahlul Bait As juga menyatakan bela sungkawa dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada para keluarga korban dan berharap agar korban luka-luka bisa kembali sehat seperti sedia kala.

Majma Jahani Ahlul Bait As turut menuntut agar lembaga-lembaga internasional khususnya PBB untuk menjalankan kewajibannya dalam menegakkan aturan yang telah disepakati antar negara bahwa terorisme dan kekerasan yang menelan korban sipil adalah musuh bersama oleh karena itu PBB harus dengan segera melakukan langkah-langkah strategis dan tegas untuk mencegah terulangnya kembali peristiwa serupa.

Tanpa adanya keseriusan dan kerjasama semua pihak, masalah terorisme akan terus menghantui kemanusiaan dan mencabut harapan umat manusia atas kehidupan yang damai dan aman.

Majma Jahani Ahlul Bait As juga meminta kepada Pemerintah Pakistan untuk mengambil pelajaran dari berbagai tragedi ini untuk lebih meningkatkan kualitas pengamanan dan memberikan kenyamanan kepada semua warganya.

Majma Jahani Ahlul Bait As

9 Agustus 2016


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mourining of Imam Hossein
Pesan Haji 2017 Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei
پیام امام خامنه ای به مسلمانان جهان به مناسبت حج 2016
We are All Zakzaky
Telegram