Galeri Photo ABNA:

Warga dari Berbagai Kota di Irak Memasuki Kota Karbala dengan Berjalan Kaki

Warga dari Berbagai Kota di Irak Memasuki Kota Karbala dengan Berjalan Kaki

Menurut Kantor Berita ABNA, rute Najaf-Karbala telah mulai dipadati peziarah yang berjalan kaki. Tradisi long march berjalan kaki untuk menziarahi makam Imam Husain As di Karbala pada momentum peringatan Arbain (mengenang 40 hari wafatnya Imam Husain As) telah mulai ada sejak 1400 tahun silam.

Pada masa rezim Saddam Husain, tradisi ini sempat terhenti karena rezim saat itu menetapkan aturan pelarangan long march Arbain. Baru kembali marak pasca kejatuhan rezim partai Baath tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir jumlah peziarah Arbain menembus angka 20 juta orang. Peziarah bukan hanya berdatangan dari penjuru kota lain di Irak, namun juga dari luar negeri termasuk dari Indonesia. Kurang lebih seribu orang warga muslim Indonesia turut menyertai pagelaran tahunan tesebut. Selama perjalanan mereka tidak perlu khawatir kekurangan bekal makanan, karena disetiap pemukiman yang mereka lewati, warga setempat telah bersedia memberikan mereka pelayanan secara gratis, mulai dari memberikan pelayanan makanan sampai pelayanan tempat peristirahatan. 

Berikut ini peziarah Arbain yang berasal dari berbagai titik di kota-kota dan pedesaan Irak menuju kota Karbala, tempat Imam Husain as dimakamkan. Tidak sedikit yang harus menempuh jarak sampai ratusan kilometer dan itu ditempuh dengan jalan kaki. Hujan, panas, terpaan angin gurun tidak menghalangi mereka tetap mengayunkan langkah menuju Karbala:



Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

haj 2018
We are All Zakzaky