Iran:

Wawancara IQNA dengan Delegasi Pelajar Indonesia di MTQ Tehran

Bersamaan dengan MTQ Internasional ke-34 di Tehran Iran, juga diadakan MTQ Internasional tingkat pelajar ke-5, dimana Indonesia mengirimkan delegasi sebanyak 6 pelajar yang 3 diantaranya qari dan hafiz perempuan.

Menurut Kantor Berita ABNA, bersamaan dengan MTQ Internasional ke-34 di Tehran Iran, juga diadakan MTQ Internasional tingkat pelajar ke-5, dimana Indonesia mengirimkan delegasi sebanyak 6 pelajar yang 3 diantaranya qari dan hafiz perempuan. Zulaikha, delegasi Indonesia dalam jurusan qiraat  saat wawancara dengan IQNA mengatakan, sebagian sekolah di Indonesia adalah negeri dan sebagian lainnya adalah pribadi. Pendidikan al-Quran ada di sekolah-sekolah pribadi.

"Umumnya di negara kami sama sekali tidak ada batasan untuk mempelajari al-Quran; sekolah-sekolah Islam, sekolah-sekolah al-Quran dan markas-markas Islam memaparkan pelajaran-pelajaran al-Quran,” ucapnya.

Zulaikha lebih lanjut mengatakan, kedudukan al-Quran di kalangan keluarga Indonesia tergatung pada keluarga itu sendiri. Sebagian dari mereka menganggap penting kedudukan al-Quran dan dalam peringkat pertama dan bagi sebagian lainnya tidaklah demikian.

Keberkahan Al-Quran dalam Kehidupan Menurut Penuturan Para Delegasi Indonesia dan Musabaqoh Pelajar

Keberkahan Al-Quran dalam Kehidupan Menurut Penuturan Para Delegasi Indonesia dan Musabaqoh Pelajar

"Keluarga saya adalah keluarga religi dan dalam keluarga kami, kesemuanya mempelajari al-Quran sedari kecil,” ucapnya.

Zulaikha yang saat ini adalah pelajar kelas 1 SMA mengatakan, ayahku pengajar al-Quran dan saya mempelajari al-Quran darinya. Ayahku mulai mengajarkan al-Quran sedari umur empat tahun.

"Saya menyabet beragam peringkat dan berbagai hadiah dalam musabaqoh nasional Indonesia dan saya juga dikirim untuk haji umrah; al-Quran memiliki banyak pengaruh dalam kehidupan saya dan saya pribadi melihat banyak keberkahan kitab samawi ini, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam bidang pendidikan,” imbuhnya.

Keberkahan Al-Quran dalam Kehidupan Menurut Penuturan Para Delegasi Indonesia dan Musabaqoh Pelajar

Keberkahan Al-Quran dalam Kehidupan Menurut Penuturan Para Delegasi Indonesia dan Musabaqoh Pelajar

Keberkahan Al-Quran dalam Kehidupan Menurut Penuturan Para Delegasi Indonesia dan Musabaqoh Pelajar

Keberkahan Al-Quran dalam Kehidupan Menurut Penuturan Para Delegasi Indonesia dan Musabaqoh Pelajar

Emi Azwarina, delegasi Indonesia lainnya yang berpartisipasi dalam cabang hafalan seluruh al-Quran mengatakan, kecintaan dan suport kedua orang tua menjadikan saya memiliki harapan untuk menghafal al-Quran sedari kecil.

Azwarina yang saat ini duduk di bangku kelas 2 SMA menambahkan, saya mulai menghafal al-Quran sejak dari kelas 1, berlangsung selama tujuh tahun dan baru-baru ini saya mendapat taufik dapat menghafal seluruh al-Quran.

"Pengulang-ulangan hafalan al-Quran untuk tidak melupakannya dan mengokohkan ayat-ayat di benak saya dan demikian juga mempelajari Ulumul Quran khususnya tafsir al-Quran termasuk program-program saya di masa mendatang,” ucapnya.

Keberkahan Al-Quran dalam Kehidupan Menurut Penuturan Para Delegasi Indonesia dan Musabaqoh Pelajar

Keberkahan Al-Quran dalam Kehidupan Menurut Penuturan Para Delegasi Indonesia dan Musabaqoh Pelajar

Kifliah Batul, bersama para pelajar Indonesia di musabaqoh al-Quran Iran, adalah pelajar jurusan Syiahologi Jamiah al-Mustafa al-Alamiyyah, yang lulus pada tahun 2009 dan aktif dalam ranah terjemahan teks-teks al-Quran.

"Saya belajar al-Quran di Karbala dan mengajar al-Quran untuk anak-anak di atas lima tahun sampai jenjang mahasiswa,” imbuhnya.

Kifliah Batul mengatakan, sejak dari kecil saya mencintai al-Quran dan karenanya saya aktif dalam ranah edukasi al-Quran. Al-Quran adalah paling berharganya sesuatu dalam kehidupan saya.

Musabaqoh internasional al-Quran para pelajar dunia Islam kelima diselenggarakan bersamaan dengan musabaqoh internasional al-Quran ke-34, dengan dihadiri para pelajar dari 30 negara dunia, dari tanggal 19 -26 April di musholla Imam Khomeini (ra) Tehran


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Arba'een
Mourining of Imam Hossein
haj 2018
We are All Zakzaky