Ayatullah Sayid Ali Khamanei:

Washington dan Pihak Asing Ingin Ciptakan Israel Baru di Kawasan

  • News Code : 858458
  • Source : Parstoday
Brief

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menyatakan Amerika Serikat dan Israel mengeruk keuntungan dari referendum wilayah Kurdistan Irak, seraya menekankan bahwa Washington dan kekuatan asing sedang berupaya menciptakan Israel baru.

Menurut Kantor Berita ABNA, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dalam sebuah pernyataan, menyinggung berbagai upaya musuh untuk memalingkan rakyat Republik Islam Iran terutama generasi mudanya dari jalan jihad dan kesyahidan dan menyeret mereka ke arah jalan yang melupakan Imam Khomeini dan keluar dari jalur revolusi.

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei menuturkan, dalam kondisi seperti itu, menarik hati banyak pemuda ke arah konsep revolusioner adalah sangat mengagumkan.

Rahbar mengungkapkan hal itu pada Selasa (3/10) dalam pertemuan dengan keluarga Syahid Mohsen Hojaji, salah satu pasukan penjaga makam-makam suci Ahlul Bait as (Modafe-e Haram) yang gugur syahid di tangan kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS).

Ayatullah Khamenei menyebut Syahid Hojaji yang memiliki derajat tinggi ini sebagai "juru bicara" para syuhada yang tertindas dan terpenggal kepalanya. Rahbar juga menyinggung kehadiran dan partisipasi puluhan ribu orang dalam prosesi pemakaman Syahid Hojaji, di mana belum pernah terjadi sebelumnya.

Ayatullah Khamenei menuturkan, Allah Swt telah memulikan rakyat Iran melalui Syahid Hojaji dan menempatkannya sebagai simbol generasi muda revolusioner dan "mu'jizat" Revolusi Islam Iran.

Di bagian lain pernyataannya, Pemimpin Besar Revolusi Islam menyinggung meluasnya nama besar dan terkemuka Syahid Hojaji di seluruh Iran karena perjuangan dan kesyahidannya yang tertindas.

Ayatullah Khamenei menjelaskan, semua syuhada adalah mazlum (tertindas), dan selain Mohsen Hojaji, ada syuhada lain, di mana musuh juga memenggal kepala mereka. Semua syuhada, lanjutnya, adalah mulia dan memiliki derajat disisi Allah Swt, namun berdasarkan kebijaksanaan-Nya dan keistimewaan Syahid Hojaji, Allah Swt  telah menjadikan pemuda ini sebagai wakil dan juru bicara para syuhada ini.

"Semua Syuhada yang gugur syahid dari Republik Islam Iran, Afghanistan, Irak dan berbagai wilayah lain dalam peperangan melawan para penjahat takfiri dan boneka Amerika Serikat dan Inggris, terangkum dan terlihat dalam diri Syahid Hojaji, dan Allah Swt  menjadikannya sebagai simbol kesyahidan yang mazlum dan pemberani," imbuhnya.

Rahbar menilai keluarga Syahid Hojaji, para pejabat dan semua rakyat Iran sebagai berhutang budi kepada perjuangan Syahid Hojaji dan semisalnya.

Beliau juga memuji peran besar kedua orang tua Syahid Hojaji dan istrinya. "Meskipun kehilangan Syahid Hojaji merupakan musibah besar bagi keluarganya, namun kemuliaan yang telah diberikan oleh Allah Swt melalui syahid ini akan menjadi sumber kedamaian dan ketenteraman bagi mereka," ujarnya. Pemimpin Besar Revolusi Islam juga menyinggung foto abadi Syahid Hojaji ketika disandera oleh kelompok teroris takfiri Daesh.

"Salam Allah Swt atas syahid yang penuh kehormatan dan kebanggaan ini, di mana dalam momen paling sensitif dan paling berbahaya dalam hidup, ia menjadi simbol kebenaran dan kemenangan yang jelas terhadap kebatilan yang akan musnah. Salam Allah Swt atasnya, di mana ia telah memuliakan dirinya dan semua rakyatnya melalui jihad yang tulus dan kesyahidan yang mazlum," pungkasnya.

Mohsen Hojaji gugur syahid pada tanggal 9 Agustus 2017 setelah disandera oleh Daesh di perbatasan Suriah dan Irak. Teroris takfiri ini membunuh Hojaji dengan cara yang paling kejam.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Pesan Haji 2017 Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei
پیام امام خامنه ای به مسلمانان جهان به مناسبت حج 2016
We are All Zakzaky
Telegram