Presiden Iran:

Sidang Umum PBB, Peluang untuk Sampaikan Suara Rakyat Iran

  • News Code : 855060
  • Source : Parstoday
Brief

Presiden Republik Islam Iran mengatakan, sidang tahunan Majelis Umum PBB merupakan peluang tepat untuk menyampaikan suara rakyat Iran kepada masyarakat internasional dan menghapus kemungkinan keraguan opini publik Amerika Serikat dan Barat.

Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Republik Islam Iran mengatakan, sidang tahunan Majelis Umum PBB merupakan peluang tepat untuk menyampaikan suara rakyat Iran kepada masyarakat internasional dan menghapus kemungkinan keraguan opini publik Amerika Serikat dan Barat.

Hassan Rouhani mengatakan hal itu kepada wartawan pada Minggu (17/9/2017) sebelum meninggalkan Tehran, ibukota Iran menuju New York untuk berpartisipasi dalam Sidang ke-72 Malelis Umum PBB.

Menurutnya, selain menyampaikan pidato di Majelis Umum PBB, ia akan bertemu dan berdialog dengan para direktur media massa AS, para politisi dan pejabat lembaga-lembaga think tank, tokoh-tokoh Muslim dan warga Iran yang tinggal di Amerika.

Rouhani menuturkan bahwa dalam kunjungan ke New York, ia akan bertemu dengan para pemimpin negara-negara Belgia, Swedia, Austria, Perancis, Inggris, Jepang, Pakistan, Afrika Selatan dan Bolivia, dan berdialog dengan mereka tentang hubungan bilateral, isu-isu regional, perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) dan krisis yang dihadapi oleh Muslim Rohingya.

"Di sela-sela sidang Majelis Umum PBB, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) akan menyelenggarakan pertemuan yang membahas pembunuhan Muslim Rohingya. Selain itu, akan digelar pula sebuah pertemuan dengan tema lingukungan hidup dan iklim," ujarnya.

Presiden Iran lebih lanjut menilai JCPOA sebagai kesepakatan yang menguntungkan keamanan, stabilitas dan perkembangan regional dan dunia. Ia menjelaskan, para penentang perjanjian ini (jumlahnya) terbatas.

Ia juga menyinggung kelanjutan propaganda negatif terutama AS terhadap Iran, dan menjelaskan, propaganda dunia terkait negara-negara Muslim khususnya Iran, sangat jauh dari kenyataan, dan Tehran akan mengumumkan posisinya di sidang Majelis Umum PBB.

Rouhani menegaskan bahwa Iran menuntut hubungan luas dan konstruktif dengan dunia.

"Krisis di kawasan tidak memiliki solusi militer, dan pemecahan masalah ini adalah dialog politik. Sementara itu, isu pemberantasan terorisme juga memerlukan kerjasama dari semua negara," pungkasnya.

Presiden Iran bertolak ke New York pada Minggu pagi untuk berpartisipasi dalam sidang tahunan Majelis Umum PBB. 


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mourining of Imam Hossein
Pesan Haji 2017 Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei
پیام امام خامنه ای به مسلمانان جهان به مناسبت حج 2016
We are All Zakzaky
Telegram