Iran:

Pesan Belasungkawa Rahbar kepada Keluarga Korban Kapal Sanchi

Pesan Belasungkawa Rahbar kepada Keluarga Korban Kapal Sanchi

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mengucapkan belasungkawa atas peristiwa pahit dan tragis meninggalnya puluhan awak kapal tanker Iran di perairan Cina.

Menurut Kantor Berita ABNA, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mengucapkan belasungkawa atas peristiwa pahit dan tragis meninggalnya puluhan awak kapal tanker Iran di perairan Cina. Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengungkapkan hal itu dalam sebuah pesan pada Minggu (14/1/2018).

Dalam pesannya, Rahbar mengucapkan belasungkawa kepada keluarga personil kapal tanker Iran yang sedang berduka menyusul peristiwa pahit dan tragis dari terbakar dan tenggelamnya kapal tersebut, dimana peristiwa ini adalah sebuah musibah.

Ayatullah Khamenei lebih lanjut berdoa kepada Allah Swt untuk kesabaran dan ketenangan hati para keluarga yang sedang bersedih atas musibah tersebut.

"Orang-orang tercinta ini meninggal dunia dalam mengemban tugas dan pelayanan kepada negara. Kebanggaan besar ini mungkin bisa mengurangi beban berat dari kesedihan ini dan menenangkan hati keluarga para korban. Saya berdoa kepada Allah Swt untuk rahmat dan pengampunan mereka, dan kesabaran dan pahala bagi keluarga yang ditinggalkan," kata Rahbar.

Pada tanggal 6 Januari 2018, sebuah kapal tanker milik Iran dalam perjalanan ke Korea Selatan, meledak setelah tertabrak oleh kapal kargo Cina.

Kapal tanker Iran ini membawa gas kondensat Pars Selatan untuk perusahaan Total Hanoi Korea Selatan sebanyak 136.000 metrik ton yang bernilai sekitar 60 juta dolar berdasarkan harga minyak mentah saat ini.

Kapal tanker Sanchi yang terdaftar di Panama, bertabrakan dengan CF Crystal sekitar 160 mil laut di lepas pantai dekat Shanghai. Sebanyak 32 awak kapal yang terdiri 30 warga Iran dan dua pelaut Bangladesh hilang dalam insiden tersebut. 

Pemerintah Iran mengumumkan Senin, 15 Januari 2018 sebagai hari berkabung nasional untuk menghormati 32 awak kapal tanker minyak Sanchi, yang gugur di perairan Cina.

Harapan untuk menemukan awak yang selamat menjadi sirna setelah delapan hari tanker minyak Sanchi terbakar dan tenggelam setelah tabrakan dengan kapal kargo di perairan Cina.

Pemerintah Iran pada hari Minggu, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan keluarga besar industri perminyakan dan maritim Iran. 


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Quds cartoon 2018
We are All Zakzaky