Presiden Iran:

Musuh Tidak Mampu Menghentikan Bangsa Iran

Musuh Tidak Mampu Menghentikan Bangsa Iran

Presiden Republik Islam Iran mengatakan, musuh-musuh tidak mampu menghentikan bangsa Iran di jalur kemajuan.

Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Republik Islam Iran mengatakan, musuh-musuh tidak mampu menghentikan bangsa Iran di jalur kemajuan. Menurut laporan Pusat Informasi Kepresidenan Iran, Hassan Rouhani, Presiden Iran hari Selasa (04/9) di acara peresmian sejumlah proyek besar petrokimia di Asaluyeh, selatan Iran menjelaskan bahwa para pekerja keras di industri perminyakan hari ini telah mengambil langkah panjang di jalur kejayaan Iran, produksi dan lapangan kerja.

"Peresmian tiga unit besar petrokimia dalam satu hari membuktikan bahwa kita akan melewati masalah dan musuh tidak akan dapat menghentikan bangsa Iran di jalur kemajuan," ujar Rouhani.

Hassan Rouhani juga menyinggung bahwa musuh hanya akan berhasil ketika harapan dan gerakan terhenti.

"Musuh memaksakan beragam masalah terhadap masyarakat, tapi mustahil dapat menguasai Iran dan rakyat Iran atau mengembalikan Republik Islam Iran ke era sebelum Revolusi Islam. Karena itu hanya angan-angan yang tidak mungkin terwujud," ungkap Rouhani.

Presiden Republik Islam Iran menilai peresmian proyek-proyek besar petrokimia merupakan langkah untuk membuka lapangan kerja bagi para  pemuda, swasembada, ekonomi resistensi dan membawa valuta asing bagi negara dan kebanggaan bagi semua rakyat Iran.

"Mereka yang ingin mencegah kemenangan Revolusi Islam dan Perang Pertahanan Suci selama 8 tahun tidak pernah berhasil dan kini di hari-hari berkembangnya negara ini mereka mulai membuat konspirasi baru dihadapan keagungan bangsa Iran," pungkas Rouhani.

Presiden Republik Islam Iran hari Selasa (04/9) berada di Asaluyeh untuk meresmikan tiga proyek baru petrokimia unit metanol petrokimia Marjan, Fase 1 pengembangan petrokimia Damavand dan Fase 3 pengembangan petrokimia Pardis.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Arba'een
Mourining of Imam Hossein
haj 2018
We are All Zakzaky