Presiden Iran:

Krisis Rohingya, Tragedi Kemanusiaan Besar

Krisis Rohingya, Tragedi Kemanusiaan Besar

Presiden Iran menyesalkan sikap pasif organisasi internasional atas berlanjutnya kejahatan terhadap Muslim Rohingya.

Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Iran menyesalkan sikap pasif organisasi internasional atas berlanjutnya kejahatan terhadap Muslim Rohingya.

Sebelum bertolak meninggalkan Tehran menuju Astana untuk menghadiri KTT OKI mengenai teknologi nano di Kazakhstan, Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani hari Sabtu (9/9) mengatakan, Masalah Myanmar di dunia Islam adalah sebuah tragedi kemanusiaan besar, dan dunia Islam tidak boleh tinggal diam menghadapi berlanjutnya kejahatan terhadap Muslim Rohingya.

Presiden Republik Islam Iran mengunjungi Kazakhstan atas undangan resmi sejawatnya dari negara ini, dan menyampaikan pidato mengenai kerja sama antara para pemimpin negara Muslim di bidang teknologi nano yang berlangsung hari Sabtu (9/9) di Astana.

Sejak 25 Agustus 2017 hingga kemarin, 6.334 orang tewas di negara bagian Rakhine dan 8.349 lainnya terluka. Sejak masa itu pula, 103 desa dan 23.250 rumah telah musnah dibakar, 500 masjid dan 250 sekolah juga dihancurkan.


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Arba'een
Mourining of Imam Hossein
haj 2018
We are All Zakzaky