Iran:

Khatib Jumat Tehran Peringatkan Trump Soal Al Quds

Khatib Jumat Tehran Peringatkan Trump Soal Al Quds

Khatib Jumat Tehran dalam shalat Jumat pekan ini mengatakan, keputusan Presiden Amerika Serikat mengakui Al Quds sebagai ibukota rezim Zionis Israel dapat berujung dengan kehancuran Amerika.

Menurut Kantor Berita ABNA, Khatib Jumat Tehran dalam shalat Jumat pekan ini mengatakan, keputusan Presiden Amerika Serikat mengakui Al Quds sebagai ibukota rezim Zionis Israel dapat berujung dengan kehancuran Amerika.

Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani dalam khutbahnya menyinggung langkah Donald Trump yang mengakui Al Quds sebagai ibukota Israel. Ia menuturkan, Trump sedang berada di ambang kejatuhan dan langkahnya terkait Al Quds selain diprotes sekutu-sekutunya sendiri, juga oleh PBB.

Khatib Jumat Tehran juga menggarisbawahi anggaran tujuh trilyun dolar mantan pejabat Amerika untuk Timur Tengah dan mengatakan, Amerika menggunakan anggaran sebesar itu untuk merusak Islam, kemanusiaan, Iran dan pecinta kebebasan, tapi gagal.

Ayatullah Kermani memprotes kejahatan Arab Saudi di Yaman. Menurutnya, Saudi yang mengklaim diri Muslim, telah menciptakan lautan darah di Yaman dan rezim Al Saud harus menghentikan pertumpahan darah di negara itu.

Terkait peringatan peristiwa 9 Dey dan aksi kelompok fitnah di Iran, Ayatullah Kermani menjelaskan, Allah Swt dan rakyat tidak akan pernah memaafkan para pemfitnah itu.

Tanggal 9 Dey atau 30 Desember 2009 mengingatkan kita akan unjuk rasa jutaan rakyat Iran yang mengumumkan sikapnya berlepas tangan dari para pengacau dan penebar fitnah yang beraksi mengacaukan keamanan Iran pasca pemilu presiden saat itu.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Pesan Haji 2017 Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei
پیام امام خامنه ای به مسلمانان جهان به مناسبت حج 2016
We are All Zakzaky
Telegram