Ayatullah Sayid Ali Khamanei:

Jika Eropa Ulur Waktu, Iran Mulai Aktivitas Nuklirnya

Jika Eropa Ulur Waktu, Iran Mulai Aktivitas Nuklirnya

Rahbar dalam pertemuan dengan pejabat negara menyinggung permusuhan mengakar, mendalam dan kontinu Amerika Serikat terhadap asas pemerintahan Republik Islam Iran dan rakyat negara ini.

Menurut Kantor Berita ABNA, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Rabu (23/5/2018) dalam pertemuan dengan pejabat negara menyinggung permusuhan mengakar, mendalam dan kontinu Amerika Serikat terhadap asas pemerintahan Republik Islam Iran dan rakyat negara ini.

Rahbar, Ayatullah Khamenei mengatakan, kekalahan Amerika dalam petualangan terbarunya, pasti dan tidak diragukan, jika pejabat pemerintah Iran menunaikan tanggung jawab dan kewajibannya.

Rahbar menjelaskan, seluruh sepak terjang Amerika sejak awal perundingan nuklir hingga sekarang, memberikan pengalaman bahwa Iran tidak bisa berinteraksi dengan Amerika, karena Amerika tidak pernah menepati janji.

Sehubungan dengan keluarnya Amerika dari kesepakatan nuklir Iran atau JCPOA, Ayatullah Khamenei menyebut langkah itu sebagai pelanggaran terhadap resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB.

Ia menambahkan, Eropa harus membawa resolusi anti-Amerika ke DK PBB dan memprotes langkah Washington tersebut.

"Pemimpin tiga negara Eropa harus berjanji dan memegang komitmennya bahwa mereka sedikitpun tidak akan menyinggung masalah rudal dan partisipasi regional Iran," tegas Rahbar.

Menurut Ayatullah Khamenei, inti strategi harus berlandaskan pada instrumen-instrumen kekuatan Iran. Partisipasi Iran di tingkat regional dan dukungan sejumlah negara terhadap Iran, adalah inti strategi kita dan tidak ada satu negara pun yang masih berpikir rasional, mau mengabaikan instrumen-instrumen semacam ini.

Terkait jaminan Eropa untuk melanjutkan JCPOA, Rahbar menerangkan, jika Amerika berhasil mengganggu penjualan minyak Iran, maka Eropa harus membeli minyak dari Iran setara dengan jumlah kebutuhan kami.

Jaminan bank-bank Eropa soal pemasukan dan pembayaran hasil perdagangan pemerintah dan swasta dengan Iran, adalah poin lain yang ditekankan Ayatullah Khamenei.

Lebih lanjut Rahbar menjelaskan, Iran tidak bermusuhan dengan tiga negara Eropa ini, tapi dengan memperhatikan rekam jejak Eropa, maka kami tidak percaya kepada mereka dan karena itulah mereka harus mau memberikan jaminan nyata.

Ayatullah Khamenei menegaskan, jika Eropa mengulur waktu dalam menjawab tuntutan kami, maka Iran berhak untuk memulai aktivitas nuklirnya yang sempat terhenti.

Rahbar meminta para pejabat badan energi atom Iran untuk bersiap memulai kembali aktivitas dan menuturkan, saat ini pengayaan uranium 20 persen tidak akan kami mulai, namun bersiaplah kalian, jika diperlukan dan kami rasa JCPOA sudah tidak berguna lagi, maka aktivitas yang sempat terhenti akibat JCPOA, akan dimulai kembali.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Arba'een
Mourining of Imam Hossein
haj 2018
We are All Zakzaky