Ayatullah Sayid Ali Khamanei:

ISIS Telah Berakhir Tapi Palestina Tetap Masalah Utama Kita

ISIS Telah Berakhir Tapi Palestina Tetap Masalah Utama Kita

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei menyatakan, Republik Islam Iran akan melawan makar kubu imperialis dan Zionis untuk menciptakan perang dan krisis baru antara umat Islam, dan dengan ijin Allah Swt, akan menang dalam perjuangan ini.

Menurut Kantor Berita ABNA, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei menyatakan, Republik Islam Iran akan melawan makar kubu imperialis dan Zionis untuk menciptakan perang dan krisis baru antara umat Islam, dan dengan ijin Allah Swt, akan menang dalam perjuangan ini.

Hal itu dikemukakan Rahbar pada Kamis pagi (23/11/2017) dalam pertemuan dengan para tamu Konferensi Para Pecinta Ahlul Bait as dan Isu Takfiri seraya mengatakan, meski ISIS telah mencapai titik akhirnya di Irak dan Suriah, akan tetapi makar musuh tidak boleh dilupakan karena Amerika Serikat dan rezim Zionis bersama antek-antek mereka, tidak akan menghentikan permusuhan terhadap Islam dan kemungkinan akan merancang dan melaksanakan makar baru seperti ISIS dan semacamnya di wilayah lain.

Rahbar menilai keberadaan umat Muslim di berbagai negara sebagai sebuah fakta yang dipaksakan terhadap kubu imperialis dan kufur seraya menegaskan, dunia Islam dapat melawan di hadapan kekufuran dan imperialisme dan bahwa pemerintahan Islam di Iran yang mengupayakan realisasi penuh syariat Islam, akan menjadi sarana kemenangan di hadapan musuh-musuh Islam.

Menyinggung makar, tekanan dan sanksi oleh Amerika Serikat dan Zionisme selama kurang lebih 40 tahun terhadap pemerintah Islam, Rahbar menambahkan, meski semua tekanan tersebut, dengan tegas kami menyatakan bahwa Republik Islam akan membantu perjuangan melawan kekufuran dan imperialisme di titik mana pun, dan dalam menjelaskan hal ini kami tidak mempertimbangkan siapa pun.

Rahbar kembali menekankan isu Palestina sebagai masalah utama dunia Islam dan mengatakan, kunci kemenangan di hadapan musuh-musuh Islam adalah Palestina, karena kubu kekufuran, imperialisme dan Zionisme dengan merampas negara Islam Palestina, menjadikannya sebagai basis untuk menciptakan instabilitas negara-negara regional dan bahwa tumor Israel ini harus diberantas.

Rahbar menilai tujuan utama musuh-musuh Islam dari menciptakan perpecahan dan krisis di antara umat Islam adalah menciptakan zona aman untuk rezim Zionis. Menurut beliau, pada hari ketika Palestina kembali ke pangkuan bangsanya, maka pukulan telak sejati akan mematahkan tulang punggung kubu imperialis dan kami akan berusaha mewujudkan hari tersebut."


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

haj 2018
We are All Zakzaky