Khatib Jumat Tehran:

Iran Tidak akan Mundur dari Kekuatan Rudalnya

Iran Tidak akan Mundur dari Kekuatan Rudalnya

Khatib Shalat Jumat Tehran Ayatullah Sayid Ahmad Khatami menekankan pentingnya kelanjutan peningkatan kemampuan rudal Republik Islam Iran di tengah-tengah ancaman yang tiada henti.

Menurut Kantor Berita ABNA, Khatib Shalat Jumat Tehran Ayatullah Sayid Ahmad Khatami menekankan pentingnya kelanjutan peningkatan kemampuan rudal Republik Islam Iran di tengah-tengah ancaman yang tiada henti.

"Dunia harus mengetahui bahwa Republik Islam Iran tidak akan pernah mundur dari garis merahnya, yaitu kekuatan rudal," kata Ayatullah Khatami dalam khutbahnya di Tehran, ibu kota Iran, Jumat (31/8/2018).

Dia menegaskan, Amerika Serikat adalah pelanggar janji dan tidak dapat dipercaya, oleh karena itu, Tehran tidak akan berunding dengan Washington. Ayatullah Khatami juga menyinggung perilaku baik Iran dengan negara-negara tetangganya.

"Republik Islam Iran berperilaku baik dan bersaudara dengan tetangganya selama tetangga itu berperilaku yang sama," ujarnya.

Di bagian lain khutbahnya, Imam Shalat Jumat Tehran itu menyinggung sidang parlemen yang menghadirkan Presiden Iran Hassan Rouhani beberapa hari lalu. Dalam sidang tersebut, Rouhani tampil di hadapan parlemen untuk menjawab serangkaian pertanyaan yang diajukan oleh anggota parlemen tentang kinerja ekonomi pemerintahannya.

"Sidang ini merupakan pertunjukan indah dari demokrasi agama. Konpirasi musuh untuk memukul Republik Islam telah digagalkan dalam sidang tanya-jawab ini," imbuhnya. 

Mengenai persoalan ekonomi yang sedang dihadapi oleh Iran, Ayatullah Khatami menuturkan, satu-satunya jalan untuk melewati persoalan ekonomi adalah implementasi kebijakan Ekonomi Muqawama.

"Pejabat-pejabat Republik Islam Iran harus mengerahkan semua kemampuannya untuk melaksanakan kebijakan ini," pungkasnya.


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Arba'een
Mourining of Imam Hossein
haj 2018
We are All Zakzaky