Presiden Republik Islam Iran:

Iran Tidak Akan Menyerah di Hadapan Tekanan AS

Iran Tidak Akan Menyerah di Hadapan Tekanan AS

Presiden Iran, Hassan Rouhani menyatakan Republik Islam tidak akan pernah menyerah pada tekanan dan tuntutan AS menyusul penarikan mundur Washington dari kesepakatan nuklir Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).

Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Iran, Hassan Rouhani menyatakan Republik Islam tidak akan pernah menyerah pada tekanan dan tuntutan AS menyusul penarikan mundur Washington dari kesepakatan nuklir Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).

"Kami tidak akan menyerah dan akan mempertahankan kehormatan nasional dan historis kami di hadapan AS," demikian kata Rouhani dalam pertemuan dengan manajer senior pemerintahannya pada hari Rabu (27/6/2018).

"Kami akan membuat AS bertekuk lutut dalam pertempuran tekad ini," tambahnya.

Dikatakannya bahwa bangsa Iran akan tampil sebagai pemenang, seraya menekankan bahwa kekuatan arogan akan sampai pada kesimpulan bahwa mereka telah mengambil jalan yang keliru dalam berurusan dengan Republik Islam.

"Hari ini adalah hari pengibaran panji kehormatan dan kejayaan bangsa Iran, dan kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa kita akan tabah menghadapi kesulitan dan masalah, tetapi tidak akan mengorbankan kemerdekaan, kebebasan dan demokrasi kita," katanya.

Rouhani mengatakan bahwa pemerintahannya berdiri di garis terdepan dalam perang ekonomi yang sedang digulirkan AS.

Pada bagian lain pernyataannya, Rouhani menepis kemungkinan pengunduran dirinya, dan mengatakan akan menjalankan tugasnya sampai akhir masa jabatannya.

Menguraikan rencana ekonomi pemerintah pada saat ini, Rouhani mengatakan bahwa penciptaan lapangan kerja, pemberantasan kemiskinan, produksi dan pengaturan struktur pasar merupakan empat faktor kunci yang dapat memperbaiki kondisi ekonomi negara.  

Presiden Iran juga meminta semua faksi politik serta pengusaha, pebisnis dan sektor swasta untuk saling bekerjasama.

Sebelumnya pada hari yang sama, Mayor Jenderal Yahya Rahim Safavi, penasihat militer untuk Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, meminta semua rakyat Iran untuk membantu pemerintah mengatasi masalah ekonomi.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

haj 2018
We are All Zakzaky