Iran:

Iran Kecam Berlanjutnya Kejahatan Saudi di Yaman

Iran Kecam Berlanjutnya Kejahatan Saudi di Yaman

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, keberlanjutan kejahatan agresor Saudi setiap harinya dan kebungkaman masyarakat internasional sangat mengkhawatirkan dan kondisi rakyat Yaman semakin memburuk.

Menurut Kantor Berita ABNA, Jurubicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, keberlanjutan kejahatan agresor Saudi setiap harinya dan kebungkaman masyarakat internasional sangat mengkhawatirkan dan kondisi rakyat Yaman semakin memburuk.

Menurut laporan Pusat Informasi Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Ghassemi pada hari Jumat (03/8) mengutuk serangan jet-jet tempur pasukan koalisi Saudi yang menyerang rumah sakit dan pasar di pelabuhan al-Hudaydah Yaman. Serangan itu menewaskan dan melukai puluhan wanita, pria dan anak-anak tidak berdosa. Jubir Kemenlu menilai serangan itu sebagai pengulangan dan berlanjutnya genosida dan kejahatan mengerikan Arab Saudi dan sekutunya di Yaman.

"Pertumpahan darah, balas dendam terhadap rakyat biasa dan serangan terhadap sasaran sipil seperti rumah sakit, rumah dan tempat umum untuk menutupi kegagalan dan kekalahan Arab Saudi dan sekutunya di medan perang tidak lain adalah kejahatan perang," ungkap Ghassemi.

"Pengeboman setiap hari terhadap sasaran-sasaran sipil dan pembunuhan warga tidak berdosa yang dilakukan jet-jet tempur Saudi dan Uni Emirat Arab tidak seharusnya menjadi satu kejahatan biasa oleh opini publik negara-negara regional, internasional, bahkan di tingkat global jangan sampai perhatian akan krisis dan tragedi yang terjadi dianggap biasa," pungkas Jubir Kemenlu Iran.

Koalisi agresor Saudi Kamis sore (02/8) melanjutkan serangannya ke daerah-daerah penduduk, rumah sakit dan pasar ikan di kota al-Hudaydah, barat Yaman. Akibat serangan itu sedikitnya 52 warga Yaman tewas dan lebih dari 100 lainnya cedera.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Quds cartoon 2018
We are All Zakzaky