Iran:

Iran Kecam Aksi Teror di Australia

Iran Kecam Aksi Teror di Australia

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran Bahram Qassemi mengutuk serangan teror di kota Melbourne, Australia, Jumat (9/11/2018).

Menurut Kantor Berita ABNA, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran Bahram Qassemi mengutuk serangan teror di kota Melbourne, Australia, Jumat (9/11/2018).

Seperti diberitakan IRIB, Bahram Qassemi Jumat malam seraya mengutuk serangan teror Melbourne, Australia menjelaskan, aksi keji dan tak manusiawi ini menunjukkan bahwa Daesh bukan sekedar kelompok teroris, tapi juga sebuah ideologi teroris dan tak manusiawi.

Jubir Kemenlu Iran menjelaskan bahwa Daesh karena mendapat dukungan dari sejumlah negara selama bertahun-tahun, berhasil menanam akarnya di berbagai wilayah dunia dan merekrut serta menarik berbagai individu di beragam lingkungan dan budaya sosial ke arah pemikiran dekaden dan tak manusiawi.

"Solusi tunggal untuk menyelamatkan umat manusia dari kejahatan ideologi ini adalah memutus secara total dan serius dukungan terhadap seluruh kelompok teroris dan mencabut akar mereka," ungkap Qassemi.

Seorang pria berjaket hitam hari Jumat melakukan penyerangan terhadap dua anggota polisi di Jalan Bourke Street, Melbourne, Australia.

Pelaku penyerangan tersebut tewas setelah ditembak di bagian dada oleh polisi. Pelaku tewas setelah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Sementara, seorang korban yang ditikam pelaku terorisme tewas.

Lalu dua korban lainnya yang ditikam yakni pria berusia 59 tahun serta pria berusia 26 tahun mengalami luka dan masih dirawat di rumah sakit.

Kelompok teroris Daesh Jumat sore dalam sebuah statemennya mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. 


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

haj 2018
We are All Zakzaky