Jubir Kemenlu Iran:

AS Harus Belajar dari Masa Lalu dalam Berinteraksi dengan Iran

  • News Code : 842431
  • Source : Parstoday
Brief

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi menyatakan, pemerintah baru Amerika Serikat harus mengambil pelajaran dari masa lalu dan harus berbicara dengan bangsa Iran dengan literatur penghormatan.

Menurut Kantor Berita ABNA, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi menyatakan, pemerintah baru Amerika Serikat harus mengambil pelajaran dari masa lalu dan harus berbicara dengan bangsa Iran dengan literatur penghormatan.

Hal itu dikemukakan Qassemi pada hari Sabtu (25/7/2017) mereaksi pernyataan tidak bijak Presiden AS Donald Trump anti-Iran dalam kunjungannya ke Paris dan mengatakan, "Penasehat Presiden Amerika Serikat sedang melintas dalam atmosfer ilusif masa lalu dan sekarang juga tidak mengetahui terkait transformasi di Iran, regional dan dunia.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis 13 Juli 2017 dalam konferensi pers di Paris bersama Emmanuel Macron, mitranya dari Perancis, kembali melontarkan klaim tidak mendasar dan menyebut Iran sebagai ancaman utama bagi Barat dan mengklaim bahwa Washington sedang berusaha menciptakan stabilitas di dunia.

Jubir Kementerian Luar Negeri Iran kepada pemerintah baru Amerika Serikat mengimbau selain memperhatikan peran positif, konstruktif dan stabilitator Iran di kawasan dan dunia, juga untuk memperhatikan gejolak dalam politiknya, kebijakan sombong dan destabilitasinya bersama sejumlah sekutunya yang agresor dan penjajah di kawasan.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Arba'een
Mourining of Imam Hossein
Pesan Haji 2017 Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei
پیام امام خامنه ای به مسلمانان جهان به مناسبت حج 2016
We are All Zakzaky