Mayjen Qassem Soleimani:

99,99 Rakyat Palestina adalah Ahlu Sunnah namun Kami Tetap Membela Palestina

  • News Code : 849485
  • Source : ABNA
Brief

"Demikian pula kami membela dan mendukung perjuangan rakyat Palestina bukan untuk memberikan manfaat bagi mazhab Syiah. Sebab 99,99 persen rakyat Palestina adalah ahlusunnah dan kami tetap akan membela dan mendukung perjuangan mereka."

Menurut Kantor Berita ABNA, Komandan Pasukan Qods, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayor Jenderal Qassem Soleimani dalam pertemuan Hari Masjid Internasional ke-15 di Tehran, ibukota Iran, ahad (20/8) mengatakan, Iran tidak pernah menjadi dalang terciptanya krisis di kawasan dan tidak pernah pula memelihara apalagi membentuk kelompok takfiri. Bahkan menurutnya Iran menjadi sumber stabilitas dan tetap terjaganya kondisi aman di kawasan, khususnya di Suriah. 

Mayjen Soleimani dengan menyinggung syahidnya Mohsen Hojjaji penjaga makam-makam suci Ahlul Bait di tangan gerombolan teroris ISIS, mengatakan Hojjaji adalah hasil binaan dan tarbiyah di masjid. Soleimani berkata, "Semua pertikaian dan perselisihan kita dengan dunia Barat semuanya bermula dari tidak hormatnya mereka kepada Masjidil Aqsa dan Masjidil Haram."

Menurutnya masjid adalah kehidupan religius, politik dan sosial dunia Islam. Ia berkata, "Dalam dunia Islam ada tiga jenis masjid yang salah satu dari ketiga jenis tersebut terdapat dalam negara kita (Iran)."

"Yang pertama, adalah masjid yang memberikan perhatian pada pembinaan dan tarbiyah diniyah. Dimasjid ini dibangun tradisi dan kebudayaan Islam serta memberikan pembelaan pada Islam." Ungkapnya. "Di masjid ini dikader aktivis-aktivis Islam yang siap membela Islam dan memberikan pengorbanan dan ketulusan dalam membela mereka yang tertindas dan yang terzalimi. Aktivitas ini tidak akan ditemui di lembaga-lembaga pemerintahan dan parlemen dan hanya kita temui di masjid. Di Iran banyak terdapat masjid jenis ini yang menghasilkan kader-kader Islam yang siap syahid seperti asy-Syahid Mohsen Hojjaji." Tambahnya.  

Mayjen Qassem Soleimani menambahkan, "Jenis masjid yang lain adalah yang membuahkan hasil yang berbeda dari yang pertama. Masjid ini justru menjadi mesin pembunuh gerak dakwah Islam. Di masjid ini dikader orang-orang takfiri yang kerjanya menimbulkan perselisihan di dunia Islam. Mereka menggunakan masjid untuk menebar fitnah perpecahan. Di masjid inilah tempat kelahiran ISIS dan Jabhah al-Nusra."

"Kita hari ini berhadapan dengan dua fitnah yang sangat mengkhawatirkan. Yang pertama bahaya fitnah takfiri dan fitnah dari pihak luar Islam. Pemuda-pemuda Islam Iran yang dikader di masjid jenis pertama telah tersebar dibanyak tempat untuk memberikan pembelaan pada mereka yang tertindas. Mereka hadir bahkan di medan pertempuran menghadapi kelompok bersenjata dari militan-militan yang mengatasnamakan Islam tapi justru hendak menghancurkan Islam." Lanjutnya. 

"Kehadiran tentara-tentara kami di Irak bukan bermaksud untuk mengambil manfaat dari bangsa Irak. Kami bukan mencari keuntungan dari ladang-ladang minyak yang ada di Irak. Bukan pula untuk mencari keuntungan material tapi untuk membela rakyat dan bangsa Irak dari upaya penjajahan kepentingan asing." Tegasnya. 

"Demikian pula kami membela dan mendukung perjuangan rakyat Palestina bukan untuk memberikan manfaat bagi mazhab Syiah. Sebab 99,99 persen rakyat Palestina adalah ahlusunnah dan kami tetap akan membela dan mendukung perjuangan mereka." Tambahnya. 

Dibagian lain pidatonya Mayjen Soleimani mengatakan. "Arab Saudi telah membentuk kelompok-kelompok teroris seperti Jaishul Islam, Jaishul Hur dan kelompok-kelompok teroris lainnya untuk menarget Republik Islam Iran, namun sekarang Republik Islam telah menjadi sumber stabilitas di Suriah." 

Ia menjelaskan, Iran telah meredam "perang sektarian" yang dilancarkan oleh Arab Saudi di kawasan dan negara ini merupakan sebuah kekuatan sejati di kawasan.

"Jika hari ini kita berdoa jatah umur kita tidak mengapa dikurangi untuk menambahkan jatah umur Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayid Ali Khamanei, menurut saya ini adalah kontribusi besar kita bagi dunia Islam." Tegasnya. 


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Arba'een
Mourining of Imam Hossein
Pesan Haji 2017 Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei
پیام امام خامنه ای به مسلمانان جهان به مناسبت حج 2016
We are All Zakzaky