Indonesia:

Satu Lagi Pengungsi Sampang Meninggal Semasa Mengungsi

Satu Lagi Pengungsi Sampang Meninggal Semasa Mengungsi

Pengungsi yang meninggal Rabu (13/06) bernama Kurriyah binti Syafii, 24 tahun. Ia menderita sakit cukup lama dan dalam perawatan di rumah sakit Soetomo sampai akhirnya meninggal dunia. Beliau diketahui mengalami penyakit tumor dan TBC tulang.

Menurut Kantor Berita ABNA, kesedihan berlapis-lapis kembali menyaputi pengungsi Sampang dan sanak kerabat mereka di kampung halaman. Di akhir bulan ramadan dan menjelang lebaran 1439 Hijriah satu lagi pengungsi Sampang meninggal dunia di pengungsian di Rusunawa, Jemundo, Sidoarjo. Setelah sebelumnya Busidin meninggal dunia semasa berada di pengungsian dua tahun lalu.

Kepergian pengungsi kedua menjelang Lebaran ini akan kembali menambah duka pengungsi selain kehilangan kesempatan berlebaran di kampung halaman mereka.

Pengungsi yang meninggal Rabu (13/06) bernama Kurriyah binti Syafii, 24 tahun. Ia menderita sakit cukup lama dan dalam perawatan di rumah sakit Soetomo sampai akhirnya meninggal dunia. Beliau diketahui mengalami penyakit tumor dan TBC tulang.

Kurriyah adalah perempuan yang sehari-hari menjadi ustadzah yang mengasuh ruhani dan agama di kalangan pengungsi terutama perempuan. Sejak Kurriyah menghembuskan nafas terakhirnya, pihak keluarga mulai menghubungi sanak kerabat yang ada di kampung di Karanggayam, Sampang agar menyiapkan pekuburan.

Pihak keluarga yang di kampung menyatakan siap dan mereka mulai menggali kuburan pada jam 18.30 wib. Namun kemudian ada pernyataan dari aparat kepolisian Sampang sekitar jam 18.45 mengatakan kepala desa Karanggayam menolak jenazah dikuburkan di kampung meskipun warga tak keberatan sama sekali.

Pihak keluarga yang sudah mengarah ke kampung di Karanggayam Sampang menggunakan ambulans kembali ke lokasi pengungsian karena  ada upaya dari Polres Sidoarjo untuk menahan jenazah di RSU Sidoarjo tanpa alasan yang jelas.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mourining of Imam Hossein
haj 2018
We are All Zakzaky