Indonesia:

Rusia-Indonesia Pertegas Kerjasama Intelijen dalam Atasi Terorisme

  • News Code : 847502
  • Source : Berita Dunia
Brief

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov dan Menlu RI Retno Marsudi bertemu dalam pertemuan bilateral yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri rabu pagi (9/8).

Menurut Kantor Berita ABNA, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov dan Menlu RI Retno Marsudi bertemu dalam pertemuan bilateral yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri rabu pagi (9/8). Pertemuan yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu mengawali serangkaian kegiatan dalam kunjungan bersejarah Menlu Rusia ke Indonesia pada 8-9 Agustus.

Tatap muka keduanya berlangsung selang sehari pasca-pertemuan antar-Menlu ASEAN di Manila, Filipina. Menlu Rusia itu hadir dalam kapasitasnya sebagai mitra wicara.

Dalam pertemuan tersebut, kedua Menlu membahas sejumlah topik kerjasama bilateral antara Indonesia dan Rusia dalam beberapa bidang termasuk politik dan keamanan, ekonomi dan pariwisata. Topik lain yang juga menjadi pembicaraan dalam pertemuan tersebut adalah rencana kunjungan Presiden Rusia, Vladimir Putin ke Indonesia.

Di bidang politik dan keamanan, kedua menlu membahas peningkatan dalam kerjasama anti terorisme, keamanan siber dan industri strategis. Indonesia dan Rusia telah tiga kali melakukan pertemuan terkait kerjasama dalam bidang keamanan pada 2015, 2016 dan 2017.

Terkait isu ekonomi, Menlu Retno membicarakan promosi ekonomi yang gencar dilakukan melalui Festival Indonesia di Rusia sebagai sarana pameran keunggulan Indonesia, terutama di bidang UKM dan wisata. Menlu Retno juga berharap Indonesia dapat segera menandatangani perjanjian kerjasama aktivitas ekonomi asing (FEA) dengan Eurasian Economic Union, menindaklanjuti surat menteri perdagangan mengenai keinginan Indonesia untuk membuat FEA dengan Eurasian Economic Union.

Usai pertemuan, Menlu Lavrov dan Menlu Retno menandatangani “Rencana Konsultasi antara Kementerian Luar Negeri RI dengan Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia 2017-2019”. Ditandatanganinya dokumen tersebut memperlihatkan tingginya intensitas dialog dan konsultasi antara kedua negara terkait berbagai isu baik regional maupun global.

Dalam kesempatan ini juga, kedua menlu turut mendiskusikan isu Laut China Selatan, denuklirisasi Korea Utara, tensi tinggi antara Israel-Palestina, kerja sama intelijen dan terorisme, serta geopolitik Rusia dengan Indonesia dan ASEAN.

Namun, terkait dengan program rudal dan nuklir Korut, Lavrov mengatakan bahwa dialog soal isu tersebut akan dilanjutkan. tetapi, ia tidak membahas lebih detail.

Sebagai informasi, setelah bertemu dengan Menlu Retno, Menlu Lavrov dijadwalkan akan bertemu dengan Sekjen ASEAN Le Luong Minh dan membuka Perwakilan tetap Rusia untuk ASEAN sore ini. Dari Indonesia Lavrov akan melanjutkan lawatan Asia Tenggaranya dengan mengunjungi Thailand.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

پیام امام خامنه ای به مسلمانان جهان به مناسبت حج 2016
We are All Zakzaky
Telegram