Berita Majma:

Majma Jahani Ahlul Bait as Kecam Keras Rezim Ali Khalifah atas Kekerasan yang Terjadi di Bahrain

  • News Code : 831497
  • Source : ABNA
Brief

Menyikapi kondisi terakhir Bahrain khususnya di kota al-Diraz, Majma Jahani Ahlul Bait as mengeluarkan pernyataan kecaman terhadap rezim Ali Khalifah yang melakukan kekerasan dalam upayanya membubarkan massa yang sedang berunjuk rasa.

Menurut Kantor Berita ABNA, menyikapi kondisi terakhir Bahrain khususnya di kota al-Diraz, Majma Jahani Ahlul Bait as mengeluarkan pernyataan kecaman terhadap rezim Ali Khalifah yang melakukan kekerasan dalam upayanya membubarkan massa yang sedang berunjuk rasa. 

Berikut penyataan Majma Jahani Ahlul Bait as tersebut:

بسم الله قاصم الجبارین مبیر الظالمین

فمَن اعتدَی عَلَیکم فَاعتَدُوا علیه بمثلِ ما اعتدی علیکم 

"Barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu." (Qs. Al-Baqarah: 194)

Rezim diktator Ali Khalifah dalam satu tahun terakhir telah melakukan rangkaian kekerasan terhadap kelompok reformis di negara tersebut, khususnya pada selasa pagi (23/5) dengan mengerahkan aparat keamanan dengan bersenjata lengkap menyerang aktivis yang sedang melakukan aksi damai di kota al-Diraz yang dari serangan tersebut sejumlah aktivis meninggal dunia dan luka-luka. 

Pada serangan hari ini oleh kaki tangan Amerika Serikat dan Zionis, dua orang dinyatakan meninggal dunia dan belasan lainnya dalam kondisi kritis. Sampai saat ini, serangan masih terus dilakukan dan kota al-Diraz dinyatakan dalam kondisi darurat. Target serangan sesungguhnya adalah Ayatulah Syaikh Isa Qasim, yang sampai saat ini belum diketahui nasibnya. 

Majma Jahani Ahlul Bait as sebagai sebuah lembaga Internasional yang beranggotakan ratusan ulama, cendekiawan dan intelektual muslim dari berbagai negara di seluruh dunia atas serangan yang dilancarkan rezim Ali Khalifah ini menyatakan protes, kecaman dan mengutuk keras tindakan sewenang-wenang tersebut.

Berikut ini beberapa poin yang disampaikan Majma Jahani Ahlul Bait as kepada masyarakat internasional mengenai kondisi terakhir di Bahrain:

  1. Tindakan terbaru aparat keamanan Bahrain yang menginjak-injak kemanusiaan dan nilai-nilai demokrasi adsalah akibat dari bungkamnya lembaga-lembaga internasional dan tokoh-tokoh dunia atas kondisi dan nasib rakyat Bahrain. Jika sekiranya sejak 6 tahun lalu, tindakan tidak manusiawi, pembunuhan, penembakan, penahanan, penyiksaan, pengasingan dan pencabutan hak kewarganegaraan oleh rezim Ali Khalifah terhadap warga Bahrain mendapat perhatian dan kecaman dari dunia internasional maka kondisi yang terjadi di Bahrain tidak akan separah hari ini. 
  2. Sejak tahun lalu diantara tindakan rezim Bahrain yang menciderai hukum dan nilai-nilai demokrasi adalah ditangkapnya Ayatullah Syaikh Isa Qasim beserta lebih dari 470 orang dari kalangan ulama, tokoh-tokoh politik, aktivis sosial dan budayawan. Mereka ditahan tanpa proses peradilan yang adil dan jelas. Meski demikian, rezim tetap tidak berani mengeluarkan vonis hukum, namun hanya sesaat seusai pertemuan KTT Arab Islam Amerika yang terselenggara di Riyadh Arab Saudi, tindakan aparat keamanan Bahrain menjadi semakin brutal dengan mengklaim tindakan yang mereka lakukan adalah menjalankan misi memberantas teroris dan menghalami laju gerakan terorisme. 
  3. Oleh karena itu, dalang dan penanggungjawab sebenarnya dari ditangkapnya Syaikh Isa Qasim dan ratusan aktivis reformasi  Bahrainnya lainnya adalah Amerika Serikat dan Arab Saudi. Amerika Serikat dan Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi sponsor semakin merebaknya kekerasan di Bahrain terutama dalam memperlakukan aksi-aksi damai yang dilakukan rakyat Bahrain. 
  4. Pemuda dan berbagai lapisan masyarakat Bahrain dengan memperhatikan jumlahnya yang sedikit telah menunjukkan solidaritas dan kebersamaannya dalam mengawal terus isu tuntutannya atas rezim Bahrain. Mereka bahkan melakukan aksi-aksi unjuk rasa sampai malam hari menuntut agar hak-hak politik mereka diberikan. Syiat solidaritas rakyat Bahrain berbunyi, "Membela sampai darah penghabisan."
  5. Pada bagian akhir pernyataan ini, jika PBB, OKI, Uni Eropa, semua tokoh-tokoh politik dunia yang berpengaruh, lembaga amnesty internasinal dan lain-lain tetap acuh dengan kondisi di Bahrain, maka negara tersebut tidak lama lagi akan terbakar dan itu juga akan berimbas pada keamanan di dunia. 

وَ سَیَعلَمُ الَّذینَ ظَلَمُوا‌ ای مُنقَلَبٍ یَنقَلِبُون 

Majma Jahani Ahlul Bait


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Arba'een
Mourining of Imam Hossein
Pesan Haji 2017 Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei
پیام امام خامنه ای به مسلمانان جهان به مناسبت حج 2016
We are All Zakzaky