Rusia:

Ucapkan Selamat Idul Fitri, Putin Apresiasi Peran Muslim Rusia

  • News Code : 840038
  • Source : indonesia.rbth.com
Brief

Presiden Putin menekankan, perayaan Idul Fitri merupakan bukti bahwa muslim Rusia telah merawat dan melestarikan warisan bersejarah mereka yang kaya dengan nilai-nilai spiritual.

Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh warga muslim Rusia. Demikian hal tersebut dilaporkan TASS, mengutip keterangan yang dirilis kantor humas Kremlin, Minggu (25/6).

“Idul Fitri adalah salah satu hari raya umat Islam yang telah dirayakan di seluruh dunia selama berabad-abad. Hari yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadan ini membawa makna moral yang mendalam, melambangkan kegembiran akan awal yang baru, harapan atas peningkatan ketakwaan, serta kesiapan untuk melakukan kebaikan demi membantu mereka yang membutuhkan,” kata sang presiden.

Presiden menekankan, perayaan Idul Fitri merupakan bukti bahwa muslim Rusia telah merawat dan melestarikan warisan bersejarah mereka yang kaya dengan nilai-nilai spiritual. “Muslim Rusia menghormati ajaran dan tradisi leluhur mereka yang terus diturunkan pada generasi muda,” kata Putin dalam pesannya.

Selain itu, Putin juga mengapresiasi keterlibatan ormas-ormas muslim dalam kehidupan sosial dan budaya negara. Menurutnya, inisiatif ormas-ormas muslim dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan amal dan pendidikan sangat dibutuhkan. 

“Tentu saja, saya sangat mengapresiasi peran mereka (ormas-ormas muslim Rusia) dalam mendukung perdamaian dan kerukunan antarumat,” kata Presiden Putin.

Secara tradisional, Idul Fitri dirayakan selama tiga hari. Karena kalender Islam dan kalender tradisional Gregorian memiliki sistem penanggalan yang berbeda, hari perayaan Idul Fitri jatuh pada tanggal yang berbeda setiap tahunnya (biasanya sepuluh hari lebih awal daripada tanggal perayaan di tahun sebelumnya -red.).

Di Rusia, Idul Fitri dirayakan oleh umat Islam di seluruh negeri. Namun demikian, hari raya ini hanya menjadi hari libur resmi di daerah-daerah yang mayoritas penduduknya secara tradisional menganut Islam, seperti Republik Adygea, Bashkortostan, Dagestan, Ingushetia, Kabardino-Balkaria, Karachay-Cherkessia, Tatarstan, Chechnya, dan Krimea.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Arba'een
Mourining of Imam Hossein
Pesan Haji 2017 Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei
پیام امام خامنه ای به مسلمانان جهان به مناسبت حج 2016
We are All Zakzaky