Turki:

Kerap Kritik Rezim Saudi, Jurnalis Saudi Diduga Dibunuh di Turki

Kerap Kritik Rezim Saudi, Jurnalis Saudi Diduga Dibunuh di Turki

Stasiun televisi Al Jazeera (6/10/2018) mengabarkan, pemerintah Turki percaya bahwa wartawan Arab Saudi yang merupakan salah satu oposisi negara itu, Jamal Khashoggi tewas dibunuh dan jasadnya dibawa keluar kantor konsulat Saudi di kota Istanbul, Turki.

Menurut Kantor Berita ABNA, Stasiun televisi Al Jazeera (6/10/2018) mengabarkan, pemerintah Turki percaya bahwa wartawan Arab Saudi yang merupakan salah satu oposisi negara itu, Jamal Khashoggi tewas dibunuh dan jasadnya dibawa keluar kantor konsulat Saudi di kota Istanbul, Turki.

Al Jazeera (7/10) mengutip media-media Turki melaporkan, polisi Turki meyakini bahwa jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi yang empat hari sebelumnya dikabarkan hilang setelah memasuki Konsulat Jenderal Saudi di Istanbul, dibunuh di dalam gedung konsulat.

Khashoggi, Selasa (2/10/2018) bersama tunangannya mendatangi kantor konsulat Saudi di Istanbul untuk mencatatkan pernikahan mereka, namun ia tidak pernah kembali.

Pejabat konsulat Saudi mengatakan bahwa Khashoggi meninggalkan kantor konsulat Saudi dan setelah itu diculik. Ia juga menyebut tuduhan Khashoggi tewas dibunuh di dalam kantor konsulat dan jasadnya dipindahkan ke tempat lain, tidak berdasar.

Otoritas Turki percaya Khashoggi hingga ditemukan tewas tidak pernah keluar dari kantor konsulat Saudi. Beberapa sumber bahkan mengabarkan bahwa Khashoggi tewas disiksa.

Nama Jamal Khashoggi masuk daftar pencarian orang pemerintah Saudi dan hal tersebut memaksanya meninggalkan negara itu. 


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

haj 2018
We are All Zakzaky