Khatib Jumat Tehran:

Kasus Khashoggi Kuak Identitas Kotor AS dan Saudi

Kasus Khashoggi Kuak Identitas Kotor AS dan Saudi

Khatib shalat Jumat Tehran, Ayatullah Ahmad Khatami seraya mengisyaratkan hilangnya Jamal Khashoggi, wartawan dan kritikus keluarga kerajaan Arab Saudi menekankan, kasus ini menguak identitas kotor dan jahat Amerika Serikat dan Riyadh.

Menurut Kantor Berita ABNA, Khatib shalat Jumat Tehran, Ayatullah Ahmad Khatami seraya mengisyaratkan hilangnya Jamal Khashoggi, wartawan dan kritikus keluarga kerajaan Arab Saudi menekankan, kasus ini menguak identitas kotor dan jahat Amerika Serikat dan Riyadh.

Jamal Khashoggi dinyatakan hilang pada 2 Oktober lalu setelah memasuki konsulat Arab Saudi di Istanbul. Beberapa haru kemudian, pemerintah Turki dan sejumlah media melaporkan pembunuhan wartawan ini di gedung konsulat Saudi. 

Ayatullah Khatami di khutbah shalat Jumatnya seraya menjelaskan bahwa berkas Khashoggi telah mengguncang pilar dan sendi pemerintahan Al Saud menambahkan, AS dengan memeras uang Al Saud berencana menutupi kasus Khashoggi.

"Terkuaknya perincian berkas Khashoggi merupakan pukulan telak kepada AS dan Arab Saudi," papar Ayatullah Khatami.

Khatib shalat Jumat Tehran juga mengecam aksi teroris menculik sejumlah Basij dan penjaga perbatasan di zona nol perbatasan Mirjaveh di tenggara Iran pada 15 Oktober lalu dan mengungkapkan, Pakistan seraya menjaga itikad baik bertetangga dengan Iran mengerahkan segenap upayanya untuk melawan teroris.

Ayatullah Khatami seraya mengisyaratkan peringatan Arbain Huseini menekankan penyelenggaraan peringatan ini semeriah mungkin.

20 Safar 1440 Hijriah bertepatan dengan 30 Oktober 2018, adalah peringatan Arbain Huseini, imam ketiga Syiah yang gugur di Padang Karbala bersama para sahabat setianya.

Di peringatan Arbain, jutaan peziarah dari berbagai penjuru dunia menuju Karbala di Irak untuk mengikuti ritual agung ini.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

haj 2018
We are All Zakzaky