Turki:

Erdogan Tekankan Peringatan Asyura Harus jadi Momen Persatuan Sunni-Syiah

Erdogan Tekankan Peringatan Asyura Harus jadi Momen Persatuan Sunni-Syiah

"Memperingati peristiwa Asyura adalah untuk menjaga solidaritas dan integrasi umat Islam. Tragedi Karbala telah menyebabkan semua muslim menderita lebih dari satu milenium karena perpecahan. Karenanya setiap momen Asyura tiba, harus dijadikan sumber persatuan antara Muslim Sunni dan Syiah."

Menurut Kantor Berita ABNA, melalui rangkaian cuitan di Twitter, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pertempuran yang terjadi di Karbala pada hari Asyura mengingatkan umat Islam untuk terus menjaga persatuan. Erdogan menuliskan pesannya tersebut di Twitter pada Kamis (20/9) yang bertepatan dengan hari 10 Muharram 1440 H yang dikenal di dunia Islam sebagai hari Asyura.

Pada saat menjabat sebagai Perdana Menteri, Erdogan turut menghadiri peringatan Asyura secara nasional di Istanbul pada tahun 2011. Dalam sambutannya, Erogan menekankan bahwa pengorbanan Imam Husain as adalah sumber persatuan. Menurutnya awal dan akhir dari pesan kesyahidan cucu Nabi Muhammad saw tersebut adalah persaudaraan Islam. 

"Memperingati peristiwa Asyura adalah untuk menjaga solidaritas dan integrasi umat Islam. Tragedi Karbala telah menyebabkan semua muslim menderita lebih dari satu milenium karena perpecahan. Karenanya setiap momen Asyura tiba, harus dijadikan sumber persatuan antara Muslim Sunni dan Syiah." Ungkapnya.

Asyura di Turki setiap tahunnya diperingati secara nasional dan dipusatkan di Al Ashura Square Halkali Istanbul. Ribuan warga muslim Turki menghadiri peringatan tersebut baik dari Sunni maupun Syiah. Peringatan Asyura di Turki turut dihadiri pejabat tinggi negara. 

Presiden Erdogan, dalam setiap pidatonya kerap menyampaikan pesan persatuan. Menurutnya kemajuan sebuah negeri bersumber dari hasrat dan keinginan rakyatnya untuk bersatu. Ia berkata, "Tidak ada yang lebih superior dari siapapun di negeri ini (baca: Turki). Bukan Sunni lebih superior ke Dyiah, bukan Turki ke Kurdi, bukan Laz ke Sirkasia, atau Persia ke Arab. Kita semua sama di negeri dan semuanya bersaudara."

Dengan penduduk 80 juta dengan 99% muslim, terdapat sekitar 20 juta muslim Turki yang bermazhab Syiah dengan beragam sektenya. 


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Arba'een
Mourining of Imam Hossein
haj 2018
We are All Zakzaky