Palestina:

Selama Dua Pekan, Israel Tangkap 430 Warga Palestina

Selama Dua Pekan, Israel Tangkap 430 Warga Palestina

Aparat keamanan rezim Zionis Israel menyerbu dan menangkap belasan warga Palestina di Tepi Barat.

Menurut Kantor Berita ABNA, Aparat keamanan rezim Zionis Israel menyerbu dan menangkap belasan warga Palestina di Tepi Barat. Seperti dilansir IRIB, aparat keamanan rezim Zionis menyerbu beberapa daerah di Tepi Barat dan menangkap 18 warga Palestina tanpa dakwaan apapun.

Pasukan keamanan Israel pada Minggu malam, 17 Desember 2017 juga menyerbu sejumlah wilayah di Tepi Barat dan bentrok dengan warga Palestina.

Menurut klub tahanan Palestina, sejak keputusan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang mengumumkan al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis, aparat keamanan rezim ini telah menangkap 430 warga Palestina.

Ashraf al-Qudra, juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengecam serangan aparat keamanan rezim Zionis terhadap warga sipil dan tim medis. Menurutnya, delapan warga Palestina telah gugur syahid sejak melusnya ujuk rasa memprotes keputusan Trump.

Al-Qudra juga memprotes kebijakan rezim Zionis yang menggunakan kekuatan militer dan secara sengaja menarget demonstran Palestina dengan peluru tajam, bahan peledak kuat dan gas air mata beracun. Dalam bentrokan-bentrokan terbaru, para sniper Israel juga secara langsung menembak warga Palestina.

Donald Trump, Presiden AS pada 6 Deseber 2017 secara sepihak mengumumkan al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis dan menginstruksikan Kementerian Luar Negeri AS untuk memindahkan Kedutaan Besar negara ini dari Tel Aviv ke al-Quds. Langkah ini menuai protes luas dari rakyat Palestina, umat Islam dan masyarakat internasional. 


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Quds cartoon 2018
Pesan Haji 2017 Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei
پیام امام خامنه ای به مسلمانان جهان به مناسبت حج 2016
We are All Zakzaky