Arab Saudi:

Saudi Tuduh Iran Tebar Fitnah Sektarian

Saudi Tuduh Iran Tebar Fitnah Sektarian

Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir menuduh Iran mencampuri urusan negara-negara Arab dan menebar fitnah bermotif sektarian.

Menurut Kantor Berita ABNA, Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir menuduh Iran mencampuri urusan negara-negara Arab dan menebar fitnah bermotif sektarian.

“Kami percaya kepada kedaulatan negara-negara, percaya kepada penghormatan undang-undang internasional, demikian pula kepada prinsip tidak campurtangan dalam urusan negara-negara lain. Karena itu, kami menolak campur tangan Iran dalam urusan negara-negara Arab serta dukungan dan tindakannya menyulut fitnah sektarian dan dukungannya kepada teroris,” tuduh al-Jubeir.

Mengenai Qatar yang juga dimusuhi oleh Saudi dia mengatakan, “Qatar harus menyadari bahwa perilakunya harus berubah, kebijakannya juga harus berubah. Yang kami maksud ialah berkenaan dengan dukungan kepada ekstremisme dan terorisme serta campurtangan dalam urusan negara-negara regional, karena semua ini memang tak dapat diterima.”

Mengenai situasi perang Yaman di mana Saudi dan sekutunya melancarkan intervensi sejak Maret 2015 sampai sekarang al-Jubeir mengatakan, “Kami ingin menegaskan lagi bahwa Saudi dan negara-negara koalisi menyokong pemerintahan yang sah di Yaman. Kami meyakini solusi politik yang berdasar pada prakarsa Teluk dan outputnya, demikian pula dialog nasional Yaman dan outputnya, serta resolusi 2216 Dewan Keamanan.”

Lebih lanjut dia menyebut kelompok Ansarullah (Houthi) yang diperangi Saudi dan sekutunya sebagai milisi ekstrem yang mengekor pada Iran dan berusaha menguasai Yaman.

“Kami juga perlu menyebutkan bahwa campur tangan Arab di sana merupakan respon atas permintaan pemerintahan Yaman yang sah untuk membebaskan Yaman dari cengkraman milisi ekstrem yang mengikuti Iran dan berusaha mengusai negara. Karena itu, kami menegaskan bahwa kami tidak pernah menerima hal ini sampai situasi kembali stabil di Yaman.”


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mourining of Imam Hossein
haj 2018
We are All Zakzaky