Aktivis Perempuan Arab Saudi:

Kaum Perempuan sampai saat ini Masih Diperlakukan Layaknya Budak di Arab Saudi

  • News Code : 842404
  • Source : ABNA
Brief

Seorang aktivis perempuan Arab Saudi Manal al-Sharif mengeluarkan pernyataan terbuka melakui akun pribadinya di media sosial bahwa perempuan di Arab Saudi sampat saat ini masih diperlakukan seperti budak.

Menurut Kantor Berita ABNA, seorang aktivis perempuan Arab Saudi Manal al-Sharif mengeluarkan pernyataan terbuka melalui akun pribadinya di media sosial bahwa perempuan di Arab Saudi sampat saat ini masih diperlakukan seperti budak.

Sebelumnya ia dipenjara selama 9 hari setelah mencemooh aturan di Arab Saudi yang melarang perempuan mengemudikan kendaraan sendiri. Manal al-Sharif mengatakan, bahwa perempuan meski dapat memegang SIM namun tetap tidak diperbolehkan menyetir karena masih dikategorikan masih dibawah umur. 

Manal al-Sharif adalah seorang sarjana ilmu komputer yang dicapai pada usia 20 tahun. Ia bekerja pada perusahaan bisnis minyak Saudi Aramco. Saat diwawancarai Dayli Mail Australia mengenai kondisi kaum perempuan di Arab Saudi, ia mengatakan, "Perempuan di Arab Saudi hanya berhak hidup dalam gedung yang jendelanya tertutup, temboknya tinggi dan sangat sulit bagi kaum perempuan di Arab Saudi untuk melakukan sesuatu tanpa izin dari walinya." 

Pada tahun 2011 diusia 38 tahun, Manal al-Sharif secara demonstratif mengemudikan mobil di jalan raya. Videonya ia unggah di You Tube dan hanya dalam waktu satu hari ditonton sebanyak 700.000 kali. Tindakan kontriversialnya tersebut yang dinilai tabu di Arab Saudi membuatnya ia mendapat ancaman pembunuhan. Iapun kerap kali di teror dengan dikatai sakit mental dan hinaan-hinaan lainnya. 

Setelah mendapatkan hukuman penjara akibat tindakannya menentang hukum tersebut, ia kehilangan hak asuh anaknya, pekerjaan dan rumahnya. Iapun kemudian pindah ke Australia dan menetap di kota Sidney. 

Manal al-Sharif menulis pengalaman hidupnya selama menetap di Arab Saudi dalam bukunya yang berjudul Daring to Drive. Oleh Majalah Time, Manal al-Sharif masuk dalam list 100 paling berpengaruh di dunia. 

Arab Saudi adalah satu-satunya negara di dunia di mana perempuan, baik penduduk lokal maupun asing dilarang mengemudikan mobil sendiri. Meskipun tidak ada keputusan hukum yang melarang perempuan mengemudi, aparat kepolisian tetap menindak perempuan yang mengemudikan mobil karena bertentangan dengan fatwa Mufti Arab Saudi yang menyebut haram hukumnya perempuan mengemudikan mobil. 

Pada tahun 2011, Shaima Jastaina dijatuhi hukuman 10 kali cambukan karena melanggar larangan mengemudi. Namun hukuman tersebut dibatalkan karena Arab Saudi mendapat kecaman internasional.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Pesan Haji 2017 Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei
پیام امام خامنه ای به مسلمانان جهان به مناسبت حج 2016
We are All Zakzaky
Telegram