Palestina:

Israel Tangkapi Kapal yang Lewati Blokade Gaza

Israel Tangkapi Kapal yang Lewati Blokade Gaza

Aparat keamanan Israel menghentikan dan menguasai kapal Palestina yang berusaha menembus batas angkatan laut dalam unjuk rasa menentang blokade rezim yang melumpuhkan di Jalur Gaza.

Menurut Kantor Berita ABNA, aparat keamanan Israel menghentikan dan menguasai kapal Palestina yang berusaha menembus batas angkatan laut dalam unjuk rasa menentang blokade rezim yang melumpuhkan di Jalur Gaza.

Kapal itu adalah salah satu dari dua kapal yang membawa kelompok sekitar 30 orang, termasuk para demonstran Palestina yang terluka dalam demonstrasi selama berminggu-minggu di sepanjang pagar yang memisahkan Gaza dari wilayah yang diduduki Israel.

Pasukan Israel campur tangan dan menangkap penumpang dari kapal yang menjalankan blokade dan mengawal kapal 12 mil jauhnya dari pantai Gaza. Belum jelas apa yang terjadi dengan kapal kedua.

Kapal itu dihentikan oleh pasukan Israel beberapa kilometer di laut, sesuai dengan laporan Salah Abd al-Ati, salah seorang aktivis kepada AFP. Sebelumnya pada hari Selasa, orang-orang Palestina berkumpul di pelabuhan Kota Gaza ketika kapal-kapal sedang berlayar untuk meghentikan blokade yang telah berlangsung selama 11 tahun, yang telah mencegah pasokan medis masuk ke wilayah tersebut. 

Dalam konferensi pers yang diadakan di pelabuhan Kota Gaza, Abd al-Ati mengatakan bahwa perjalanan itu sesuai dengan semua peraturan hak asasi manusia yang memastikan hak untuk bepergian dan transportasi.

"Gaza telah menjadi penjara terisolasi terbesar di dunia dan tidak menerima hak minimalnya karena blokade Israel," tambahnya.

Jalur Gaza telah berada di bawah pengepungan Israel sejak Juni 2007. Blokade tersebut telah menyebabkan penurunan standar hidup serta tingkat pengangguran yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kemiskinan yang tak kenal lelah.

Rezim Israel menyangkal sekitar 1,8 juta orang di Gaza hak-hak dasar mereka, seperti kebebasan bergerak, pekerjaan dengan upah yang layak serta kesehatan dan pendidikan yang memadai.

Perjalanan itu menandai peringatan serangan Mei 2010 oleh pasukan komando Israel pada armada bantuan yang dipimpin oleh kapal Turki Mavi Marmara. Sembilan orang, delapan di antaranya orang Turki, tewas dalam serangan itu.

Perkembangan itu mengikuti unjuk rasa enam minggu di perbatasan Gaza, di mana pasukan Israel membunuh lebih dari 110 demonstran Palestina dan melukai ribuan lainnya.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Quds cartoon 2018
We are All Zakzaky