Lebanon:

Hizbullah Tegaskan akan terus Dukung Perjuangan Palestina

Hizbullah Tegaskan akan terus Dukung Perjuangan Palestina

Hizbullah Tegaskan akan terus Dukung Perjuangan Palestina

Menurut Kantor Berita ABNA, Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayid Hasan Nasrallah pada hari Jumat (8/6) menyerukan kepada Israel untuk kembali ke tanah air mereka, menambahkan bahwa jika mereka bersikeras menduduki Palestina, perang besar akan meletus dan membebaskan semua wilayah Palestina yang diduduki.

Sayid Hasan Nasrallah menyampaikan orasinya tersebut di kota selatan Lebanon Maroun al-Ras bertepatan dengan Jumat terakhir Ramadhan yang atas inisiatif Imam Khomeini dijadikan Hari Alquds Internasional. Dalam orasinya, Sayid Nasrallah menekankan bahwa Hizbullah yakin bahwa Palestina akan sepenuhnya terbebaskan dan kota suci Alquds akan kembali kepemillik sahnya.

Sayid Nasrallah mengawali orasinya dengan mengacu pada aspek religius dari seruan Imam Khomeini tentang Hari Internasional Alquds yang diperingati setiap hari Jumat terakhir Bulan Suci Ramadhan.

Sayyid Nasrallah kemudian menunjukkan bahwa Hari Internasional Alquds adalah kesempatan untuk membangun dan memperkuat solidaritas ummat.

Pada bagian lain orasinya, Sayid Nasrallah menambahkan bahwa Hizbullah memilih kota perbatasan Maroun Al-Ras karena lokasi geografisnya dekat wilayah Palestina yang diduduki dan memori simbolis tantangan dan kemenangan yang dicapai oleh pejuang Perlawanan Islam melawan musuh Israel dalam perang tahun 2006.

Sekretaris Jenderal Hizbullah mengatakan bahwa hari Alquds mengandung nilai spritual yang agung. Menurutnya, selain hari Jumat, para peserta aksi bela Alquds juga sedang dalam keadaan berpuasa. 

Sayid Hasan Nasrallah lebih lanjut menegaskan sikap tegas Hizbullah menolak dan mengecam pengakuan Amerika Serikat Alquds sebagai ibukota Israel. Sayid Nasrallah menyebut, Hizbullah memiliki kekuatan untuk menghalangi AS dan Zionis mencapai targetnya.

Sayid Nasrallah juga mengatakan bahwa semua umat harus secara finansial membantu Palestina untuk memungkinkan mereka menghadapi tantangan Zionis. Ia menegaskan, rumah-rumah di Palestina harus dipertahankan dan mengingatkan agar pengusaha-pengusaha Arab jangan membeli rumah-rumah Palestina di Alquds lalu kemudian menjualnya ke Zionis.

Sayyid Nasrallah menunjukkan bahwa Saudi dan sejumlah negara lain sedang mempresentasikan sebuah teori agama tentang hak Israel untuk mengontrol Alquds, menambahkan bahwa mereka memalsukan dan mengubah makna ayat-ayat suci Alquran untuk melindungi takhta mereka dengan menyerah kepada perintah AS, mengakui entitas Zionis dan memberantas perjuangan Palestina.

Sayid Nasrallah mengatakan, Presiden AS Donald Trump menakut-nakuti beberapa rezim Arab akan segera jatuh jika mereka kehilangan perlindungan AS, Akibatnya, mereka akan mengikuti semua instruksi AS, termasuk mendukung rezim Zionis. 

Dibagian akhir orasinya Sayid Hasan Nasrallah berkata, "Kami percaya bahwa memperjuangkan terbebasnya Alquds dan Palestina adalah cita-cita yang mulia. Saya percaya bahwa Alquds akan kembali kepada rakyatnya dan bahwa Palestina akan dibebaskan."

Dengan tegas Sayid Nasrallah menyampaikan pernyataannya yang ditujukan kepada rezim Zionis Israel. "Kami tidak ingin membunuh, menghancurkan atau melempar satupun dari kalian ke laut. Kami meminta kalian dengan cara yang beradab untuk kembali ke negara asal kalian masing-masing. Jika kalian bersikeras, maka tunggulah, hari perang besar akan datang dan itu adalah hari di mana kita umat Islam akan salat berjamaah di Alquds."


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

haj 2018
We are All Zakzaky