Arab Saudi:

Berita Kontradiktif Penembakan di Istana Raja Saudi

Berita Kontradiktif Penembakan di Istana Raja Saudi

Setelah para pejabat dan media Arab Saudi beberapa jam bungkam tentang penembakan di Riyadh pada Sabtu (21/4/2018) malam, akhirnya media resmi negara ini mengklaim bahwa mendekatnya drone mainan sebagai penyebab penembakan di istana raja Arab Saudi.

Menurut Kantor Berita ABNA, setelah para pejabat dan media Arab Saudi beberapa jam bungkam tentang penembakan di Riyadh pada Sabtu (21/4/2018) malam, akhirnya media resmi negara ini mengklaim bahwa mendekatnya drone mainan sebagai penyebab penembakan di istana raja Arab Saudi.

Seperti dilansir FNA, juru bicara kepolisian Riyadh yang namanya tidak dipublikasikan, dalam sebuah pernyataan kontradiktif mengatakan, pasukan keamanan telah menembak drone kecil dan memusnahkannya serta kejadian ini bukan insiden keamanan.

Menurut situs surat kabar Arab Saudi, Sabq, jubir kepolisian Arab Saudi menambahkan, belum ada lisensi yang dikeluarkan untuk penerbangan jenis drone ini dan hal itu menjadi penyebab turun tangannya pasukan keamanan berdasarkan interuksi darurat. 

Sejumlah sumber Arab Saudi juga mengklaim bahwa drone tersebut dilengkapi dengan kamera mata-mata. 

Sementara itu, sumber-sumber oposisi Arab Saudi mengatakan bahwa seorang perwira senior pasukan Angkatan Darat Arab Saudi kemungkinan berusaha untuk melakukan kudeta dan ingin membunuh raja dan putra mahkota.

Sejumlah pemberitaan yang belum terkonfirmasi juga menyebutkan bahwa Raja Salman terluka dan dipindahkan ke rumah sakit, serta insiden tersebut menewaskan enam orang.

Di sisi lain, situs berita al-Ahed Lebanon mengutip surat kabar Zionis, Maariv, mengabarkan terjadinya penembakan di salah satu istana raja Arab Saudi di Riyadh. Menurut sumber ini, baku tembak di istana Arab Saudi berkaitan dengan konflik di antara pangeran.

Pada saat yang sama, sejumlah media di kawasan menyebutkan bahwa zona udara di Riyadh ditutup dan pasukan khusus Putra Mahkota Mohammad bin Salman mengambil kontrol jalur darat dan udara.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mourining of Imam Hossein
haj 2018
We are All Zakzaky